Ketahui kegiatan yang mempercepat penuaan

artikel ini berisi Ketahui kegiatan yang mempercepat penuaan
Ketahui kegiatan yang mempercepat penuaan

Penuaan ialah suatu hal yang tidak bisa dijauhi karena sebagai proses alami bersamaan pertambahan umur. Pertanda ciri khas dari penuaan diawali dari timbulnya garis-garis lembut atau kerutan di kulit, pengurangan peranan fisik dan psikis, dan banyak.

Kita juga berasa cemas dengan pertambahan umur, kita jadi lebih kerap sakit-sakitan dan alami pengurangan psikis. Tetapi, study yang termuat dalam jurnal Nature Human Behavior mengaitkan, banyak lanjut usia alami kenaikan kemampuan psikis bersamaan penuaan. "Hasil ini mengagumkan, dan mempunyai resiko penting mengenai bagaimana kita semestinya melihat penuaan," tutur periset study senior, Michael T. Ullman, PhD.

Ullman ialah profesor di Departemen Pengetahuan Saraf dan Direktur Laboratorium Otak dan Bahasa di Georgetown, Washington, AS. "Beberapa orang kerap beranggapan jika perhatian dan peranan eksekutif turun bersamaan pertambahan umur, walau ada panduan menarik dari beberapa study kecil yang mengundang pertanyaan mengenai anggapan itu. "

Tetapi riset yang dilakukan memperlihatkan komponen penting itu bertambah sepanjang penuaan Terutamanya karena kita latih ketrampilan ini sejauh hidup, lebih Ullman. Dalam soal penuaan, ada banyak rutinitas jelek yang sanggup percepat proses penuaan itu. Untuk mempertahankan kesehatan fisik dan psikis di umur tua, meninggalkan rutinitas-kebiasaan berikut:

1. Kebanyakan melihat tv

Selainnya kecondongan untuk makan berlebihan, pemicu makan malam dapat buat gendut ialah karena banyak orang sedikit bergerak sesudah waktu makan.

Segala hal yang sudah dilakukan terlalu berlebih tidak baik, terhitung kebanyakan melihat tv.
Satu riset dari American Heart Association memperlihatkan, sering melihat tv di umur separuh baya bisa tingkatkan resiko pengurangan kognitif dan pengurangan ketrampilan berpikiran di periode tua.
Study itu memperlihatkan secara detil, sering melihat tv berkaitan dengan rendahnya volume sel abu-abu pada bagian otak.

Sel itu bertanggungjawab atas beberapa proses saraf, seperti ambil keputusan."Penemuan kami memperlihatkan jumlah melihat tv, semacam sikap tinggal, berkaitan dengan pengurangan kognitif dan pertanda pencitraan kesehatan otak." Demikian disebutkan Priya Palta, pakar saraf di New York-Presbyterian/Columbia University Irving Medical Center. "Oleh karena itu, kurangi sikap tidak aktif seperti melihat tv, menjadi peralihan pola hidup yang perlu untuk memberikan dukungan kesehatan otak yang maksimal."

2. Banyak diam diri

Kebanyakan santai bisa membuat kita cepat tua, baik secara psikis atau fisik. Banyak riset ungkap faedah olahraga dalam mempertahankan kesehatan otot dan tulang. Selain itu, aktif olahraga membuat kita terlihat lebih muda secara biologis.

Study yang termuat dalam JAMA and Archives Journals ungkap, orang yang aktif olahraga kelihatan lebih muda secara biologis dibanding orang yang lain malas di umur yang serupa. "Pola hidup yang sedikit bergerak tingkatkan kecondongan penyakit berkaitan penuaan dan kematian awal," begitu info dalam study itu. 

"Tidak aktif bergerak bisa kurangi keinginan hidup tidak cuma dengan predisposisi penyakit berkaitan penuaan tetapi pola hidup tidak aktif bisa mempengaruhi proses penuaan." Study yang lain diedarkan dalam jurnal Mayo Clinic Proceedings mendapati, latihan kardio yang teratur sebagai asset khusus dalam mempertahankan kesehatan otak sampai umur tua. Penulis study memberikan laporan, latihan kardio berkaitan dengan kenaikan tingkat volume sel abu-abu.

"Penemuan ini ialah teka-teki yang lain memperlihatkan kegiatan fisik dan kesehatan fisik ialah perlindungan pada pengurangan kognitif berkaitan penuaan," sebut co-author study, Dr Michael Joyner, pakar anestesi dan fisiologi di Mayo Clinic.

3. Pola tidur yang tidak teratur

Pola tidur yang tidak teratur dirasakan beberapa orang, terutamanya di zaman wabah.
Tetapi, seharusnya kita masih tetap usaha mengutamakan pola tidur yang bagus untuk menantang dampak penuaan.

Study yang di-launching dalam jurnal Sleep memperlihatkan, lanjut usia dengan rutinitas tidur lebih atau mungkin kurang dari 6 sampai delapan jam alami tingkat pemercepatan pengurangan kognitif.
Kecepatannya disebutkan sama dengan dengan 4 sampai 7 tahun penuaan.

Dalam pada itu, study yang lain termuat dalam jurnal Clinical and Experimental Dermatology mendapati, kulit orang yang kekurangan tidur condong menua bisa lebih cepat.

"Study kami ialah study pertama kali yang secara jelas memperlihatkan kekurangan tidur berkorelasi dengan pengurangan kesehatan kulit dan percepat penuaan kulit." Demikian penjabaran Dr Elma Baron, Direktur Pusat Study Kulit di UH Case Medical Center dan Associate Professor of Dermatology di Case Western Reserve University School of Medicine.

"Wanita yang kekurangan tidur memperlihatkan pertanda penuaan kulit awal dan pengurangan kekuatan kulit mereka untuk sembuh sesudah terkena cahaya matahari." Bikinlah pola tidur yang teratur supaya kita masih tetap kelihatan tahan lama muda.

4. Repot memandang monitor piranti electronic

Sebuah study memperlihatkan, pancaran sinar biru (blue light) dari piranti electronic seperti computer dan smartphone bisa percepat proses penuaan. Study yang termuat dalam jurnal Aging and Mechanisms of Disease ini mengaitkan, sinar biru dapat menghancurkan beberapa sel otak dan mata.
Bukannya repot memandang monitor piranti electronic, coba menyisihkan waktu dengan membaca buku atau menulis.

Beragam study mendapati, rutinitas membaca akan memberi faedah untuk otak dan badan.
Misalkan, study dari Radiological Society of America memberikan laporan, menulis dan membaca menolong jaga kredibilitas sistematis otak kita.

"Membaca koran, menulis surat, ke perpustakaan, melihat sinetron atau bermain catur ialah aktivitas simpel yang berperan dalam otak yang lebih sehat," papar co-author study, Konstantinos Arfanakis, PhD. Study yang lain diedarkan dalam jurnal Cell Reports ungkap, membaca di luar ruangan bisa tingkatkan peranan pandangan.

5. Kesusahan mengurus depresi secara baik

Pemicu rambut kerap rontok bisa saja karena keadaan depresi berat yang dirasakan.
Dapatkan langkah untuk hilangkan depresi yang pas supaya kita terbebas dari dampak negatif penuaan.
Study yang sudah dilakukan periset di Yale University, AS mendapati depresi akut mengakibatkan jam biologis (irama sirkadian) kita berdetak bisa lebih cepat.

Penelitian itu barusan diedarkan dalam jurnal dengan judul Translational Psychiatry.
Beberapa periset fokus pada peralihan badan epigenetik kimia berkaitan DNA, atau pertanda penyakit yang terkait dengan pertambahan umur seperti kenaikan kekebalan insulin.

Peserta yang memberikan laporan tingkat depresi yang semakin tinggi pada umumnya memperlihatkan pertanda penuaan yang terjadi bisa lebih cepat. Beberapa peserta memperlihatkan ketahanan pada imbas depresi pada penuaan.

Barisan peserta ini memperoleh score yang baik pada hal mengatur emosi dan menahan diri.
Maknanya, menangani stresor (penyebab sters) secara sehat sebagai hal paling penting untuk penuaan yang sehat. "Hasil ini memberikan dukungan ide terkenal jika depresi membuat kita menua bisa lebih cepat," tulis co-author study Zachary Harvanek, pakar di Yale Department of Psychiatry. "Tapi study ini menerangkan langkah yang prospektif untuk meminimalisir resiko jelek dari depresi lewat pengokohan penataan emosi dan pengaturan diri."

Posting Komentar

© MATERI KULIAH. All rights reserved. Developed by Jago Desain