Cara Membuat, Fungsi dan Keunggulan Pemasaran Menggunakan Viral Marketing

Suatu saat, Anda menikmati makanan di sebuah rumah makan dan merasakan enaknya makanan di tempat itu. Kemudian, Anda menceritakan pengalaman itu kepada teman dan kerabat. Teman dan kerabat itu menjadi penasaran dan beberapa waktu kemudian ikut mencobanya.
Menceritakan (baca: merekomendasikan) tentang pengalaman menikmati suatu produk kepada orang lain, lalu sebagai akibatnya Orang tersebut membeli produk yang sama, dan kemudian Anda mendapatkan reward atas rekomendasi tersebut, itulah yang disebut viral marketing.

Istilah viral marketing dikemukakan oleh dosen Harvarg Business School Jeffrey Rayport dalam artikelnya yang berjudul “The Virus of Marketing” di majalah Fast Company pada tahun 1996. Sebagai sebuah model atau cara, viral marketing dilakukan dikembangkan oleh Steve Juvertson dan Tim Draper dar, perusahaan modal ventura Draper Fisher Juvertson pada tahun 1996. 

Pada saat itu, mereka menggunakan strategi tersebut pada layanan e-mail gratis Hotmail, di mana setiap e-mail berasal dari akun Hotmail yang ditambahkan dengan tagline Get your private, free e-mail from Hotmail at http://www.hotmail.com. Hasilnya luar biasa. Hanya dengan investasi sebesar US$ 500.000, mereka berhasil mendapatkan 12 juta pelanggan selama 2 tahun. Mereka mendefinisikan cara yang mereka lakukan secara sederhana, yaitu "network-enhanced word of mouth", "jaringan yang meningkatkan pemasaran dari mulut ke mulut” (sebagaimana dikutip oleh Situmorang: 2010).

Beberapa pakar mengatakan bahwa pemasaran viral (viral marketing) adalah model pemasaran dari mulut ke mulut (word: of-mouth/WOM) dengan media internet. Menurut Ferguson (2008), hasil yang diinginkan dari viral marketing adalah pemasaran WOM, di mana seseorang mengatakan kepada orang lain tentang sebuah video yang menarik di YouTube ataupun sebuah aplikasi di Facebook. Yang membedakan WOM dari viral marketing adalah media yang digunakan: viral marketing menggunakan media elektronik sedangkan WOM menggunakan media langsung antar orang. Shukla (2010).

mengutip Juvertson (2000), mengatakan bahwa apabila digunakan secara luring, maka itu disebut WOM dan apabila digunakan secara daring, maka disebut vira/ marketing. Sementara itu, kesamaan WOM dan viral marketing adalah adanya penyebaran pesan dari satu individu ke individu lainnya. Melalui internet, penyebarannya berlangsung cepat.

Fungsi Viral Marketing 

Berikut ini fungsi vira/ marketing.
  • Meningkatkan jumlah pengunjung, Viral marketing dapat meningkatkan kunjungan ke website atau blog. Tentunya, website sudah memenuhi kriteria website yang berkualitas dan didukung media sosial yang banyak digunakan masyarakat pada umumnya, seperti Facebook dan Twitter.
  • Meningkatkan penjualan, Peningkatan jumlah pengunjung dapat dioptimalkan dengan memfasilitasi semua kebutuhan konsumen dengan cara memberikan layanan yang memudahkan konsumen, misalnya menjelaskan kemudahan dan keuntungan ketika bergabung dengan usaha Anda melalui media Facebook, Twitter, dan website, Kemudahan yang ditawarkan membuat konsumen bergabung, yang selanjutnya akan menjadi konsumen yang loyal.

Faktor Pendukung Viral Marketing

  • Media online, Media online seperti Facebook, Twitter, dan website atau blog dapat digunakan sebagai alat untuk membantu vira/ marketing. Media ini dapat memikat calon pelanggan dalam waktu yang singkat sehingga efektif digunakan dan hemat biaya.
  • Email, link, atau media dari mulut ke mulut (WOM), Email, link, atau WOM dapat digunakan sesuai dengan model viral yang Anda jalani. Jika bergerak di dunia offline, Anda dapat menggunakan WOM jika bergerak di online, Anda dapat menggunakan email dan tautan/link.
  • Insentif atau reward, Insentif perlu dilakukan karena dapat memacu dan menjadi daya tarik bagi pelaku vira/ marketing. Pada banyak kesempatan, aplikasi pemberian insentif atau reward membuat penjualan meningkat secara signifikan.
  • Group atau komunitas online,  Group dapat digunakan untuk memperluas dan mempercepat penyebaran informasi. Anda cukup menjadi member dari grup atau komunitas, kemudian Anda tawarkan dengan cara yang menarik: biasanya menggunakan media gambar dan tulisan yang menarik.

Kelebihan Viral Marketing

  • Informasi up to date, Informasi produk atau jasa dapat dengan cepat tersaji dengan menggunakan media online sehingga efektif bagi perusahaan, sebab, dalam waktu singkat sebuah pesan dapat tersaji di hadapan pelanggan atau calon pelanggan.
  • Biaya murah,  Biaya yang dibutuhkan untuk pemasaran model ini relatif Murah, namun memiliki dampak yang besar.
  • Kekuatan referal, Kekuatan referal dengan dasar saling percaya membuat alitas pelanggan terjaga karena didukung oleh website dan media Sosial, apalagi jika produk yang disajikan adalah merek terkenal.
  • Terukur, Tolak ukur viral marketing dapat dilihat. Keefektifan Anda bekerja dapat diukur menggunakan perhitungan tertentu dary atau dengan melihat media sosial pendukungnya.

Media Viral Marketing

Viral marketing dapat meningkat dengan cepat di era online Saat ini apabila didukung media online. Berikut ini media yang dapat digunakan untuk menjalankan viral marketing.

  • Email, Pesan viral dapat disebarkan dengan cepat menggunakan media email. Buatlah pesan email yang menarik, lengkap dengan produk yang Anda tawarkan beserta tata cara dan reward-nya, Viral marketing akan lebih efektif jika Anda memiliki banyak teman,
  • Blog, Media blog dapat digunakan karena memiliki kemampuan untuk menampilkan produk dengan menarik. Blog Anda diisi dengan produk yang Anda tawarkan. Dalam perkembangan terkini, blog juga diintegrasikan dengan jejaring sosial.
  • Jejaring sosial, Media sosial atau jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter sangat efektif. Jejaring sosial ini mudah dibuat, dan termasuk media interaktif karena memudahkan penggunanya untuk berbagi gambar, informasi, dan chatting. Dengan demikian, setiap pertanyaan dapat dijawab dengan cepat.
  • Video Viral,  Video viral adalah sebuah video yang menjadi populer melalui proses berbagi di internet, khususnya melalui media situs berbagi video. Terdapat banyak situs berbagi video atau video viral yang populer, antara lain Break.com, Collegehumor.com, Newgroungds. com, Veoh.com, dan YouTube.com.
  • Viral E-book, Layanan Viral E-book lebih efektif dibandingkan menggunakan media buku yang cara pengiriman atau mendapatkannya relatif lebih lama dengan biaya yang relatif besar. Dengan menggunakan E-book apalagi dalam bentuk PDF, pengguna dapat efektif dan efisien menjual produk yang ditawarkan, yang pengirimannya bisa melalui email atau user dapat mengunduh via website dengan mudah dan tanpa biaya. ,
LihatTutupKomentar