Mengenal alat-alat Yang Digunakan Pada Olahraga Golf

Ada tiga perlengkapan khusus dibutuhkan dalam olahraga permainan Golf yaitu Stik golf, Bola golf, dan Tee.

Stik golf

Stik ialah alat yang dipakai untuk memukul bola Golf ke arah arah byang diharapkan. Pada suatu kompetisi Golf, jumlah Stik yang berada di dalam golf bag seorang pemain terbatasi maksimal 14 buah, yang terbagi dalam:
  • 3 wood : No.1 (biasa disebutkan driver, pukulan pertama), no 3 dan 5.
  • 7 iron: No. 3 - 9
  • 1 iron pitching wedge : untuk jarak dekat
  • 1 iron sand wedge : untuk di pasir
  • 1 putter : untuk putting di green.

Tipe Stik Golf

Ada tiga type stik golf (klub) yang disebut peralatan dasar untuk permainan golf. yakni: wood, iron, dan putter.

Wood

Wood dipakai untuk pukulan jauh, terhitung driver (wood no 1) untuk kepeluan tee-shot. Tipe pertama dari klub golf ialah wood. Head Klub golf sebelumnya dahulu dengan bahan dasar kayu tetapi sekarang ini Head Klub golf ini tidak dibuat berbahan kayu kembali, tetapi dibuat dari logam memiliki rongga, dapat titanium atau baja.

Klub golf wood direncanakan untuk hasilkan jarak paling besar dengan tiap stroke. Dari 14 club pada sebuah set standard, woods membuat kurang dari 1/2.

Club golf wood umumnya dipakai di bagian untuk pukulan lempeng dan panjang ke lapangan golf, karena personalitasnya memungkinkannya untuk jarak jauh tetapi dengan ketepatan yang tidak seakurat tipe stick lainnya.
Ketepatan ini pasti bukan titik kuat dari woods, dan umumnya diperlukan latihan yang teratur agar dapat jaga bola di atas lapangan agar masih tetap lempeng.

Iron

Iron dipakai untuk pukulan menengah, membidik tempat green (tempat hole). Iron sebagai club golf yang tersering dipakai di dalam permainan golf.

Irons lebih fleksibel bila dibanding dengan 2 tipe club lainnya hingga tipe club ini umumnya selalu dengan jumlah yang paling banyak dari club di yang berada di tas Pegolf.

Iron bisa capai jarak yang lumayan besar tetapi tidak dapat sepanjang woods. Semua bergantung bermaterial besi yang dipakai, Pegolf bisa memiliki tingkat ketepatan yang lebih tinggi dan dapat memukul bola sesuai jarak yang diharapkan.

Iron umumnya diawali dari no 3 sd 9 plus P (Pitching), Iron 3 yang paling panjang shaftnya dan mempunyai pojok kemiringan permukaan yang kecil, semakin besar nomor ironnya semakin pendek shaftnya dan mempunyai pojok kemiringan permukaan yang semakin besar

Putter

Putter sebagai tipe stik yang dipakai untuk kepentingan membuat goal menyarangkan bola di green. Club golf putter dalam tas golf standard umumnya cuman berisi satu diantaranya. Tipe club ini umumnya dipakai pada putting green di akhir pelatihan, atau di bagian lain dari program yang membutuhkan ketepatan lembut.

Tipe club putter direncanakan khusus untuk jadi club dengan ketepatan yang tinggi sekali dan jarak yang paling pendek yang umumnya cuman memiliki jarak beberapa mtr. dari sasaran. Bola yang dipukul memakai putters tidak mempunyai tujuan untuk terbang pada udara tapi kebalikannya putters cuman menggerakkan enteng di tanah di mana mereka akan menggulung secara halus ke sasaran.

Dapat disebut puting ini ialah sisi yang terpenting di dalam permainan golf, hingga sebagai gagasan yang bagus agar semakin kerap latihan dan memperoleh putter bagus.

Bola golf

Pada awalnya, bola golf ialah bola dari kayu. Pada era ke-17, bola kayu diganti dengan bola dari bulu-bulu angsa yang dibuntel kantong pembungkus dari kulit sapi. Bola dipres saat bulu-bulu angsa dan kantong pembungkus masih basah lalu dijahit dan dicat. Setelah kering, kantong kulit berkurang dan bulu-bulu angsa megar hingga dibuat bola yang keras.

Bola golf semakin bertahan lama digunakan sesudah ditemukan bola getah yang disebutkan gutty karena dibikin dari getah perca (bahasa Inggris: gutta percha) yang dipanaskan. Ketenaran bola golf gutty berjalan dari tahun 1848 sampai 1890-an. Kelenturan bola getah memungkinkannya digunakannya stik golf dengan kepala stik dari besi.

Sebagai alternatif bola golf gutty ialah bola golf dengan pokok dari karet yang dibuat di tahun 1898 oleh Coburn Haskell bekerja bersama dengan BF Goodrich Company.

Pokok bola berbentuk karet padat yang dibuntel benang-benang karet saat sebelum dilapisi dengan getah perca. Bola golf dengan pokok dari karet gantikan bola getah di tahun 1899. Sesudah Walter Travis memenangkan kejuaraan golf pemula Amerika Serikat dengan bola golf dengan pokok dari karet, bola golf dari getah perca tidak digunakan kembali.

Sampai sekarang, bola golf masih dibikin dari pokok karet padat yang formasnyai sebagai rahasia dagang produsen. Benang karet dililitkan melingkari pokok saat sebelum dibuntel dengan getah balata. Saat ini juga dibikin bola golf berlapis polimer seperti Syrlin yang membuat bola golf lebih bertahan lama dibanding bola golf berlapis balata.

Ukuran Bola Golf

  • Diameter bola golf: minimal 42,67 mm
  • Massa bola golf (Berat bola golf): lebih dari 45,93 gr.
  • Wujud: Permukaan bola Golf tidak rata atau cengkung-cekung.
Permukaan yang cengkung itu mempunyai tujuan supaya jarak yang dilakukan bola dapat jauh. Menurut perancang bola golf, bola dengan permukaan yang rata cuman akan terlempar paling jauh sekitaran 119 mtr.

Bola sama dengan cengkungan-cekungan yang tepat bisa capai 2x lipat jarak itu. Cengkungan barusan bermanfaat untuk kurangi daya halang udara hingga bisa memberikan kekuatan pada bola golf untuk melaju lebih jauh.

Shaft

Shaft (batang) dipakai antara grip dan kepala klub.

Perlengkapan lain

Pegolf menggunakan sepatu khusus untuk golf dan kenakan sarung tangan pada tangan samping kiri. Ada juga tee (pasak) yang dipakai untuk lakukan tee shot di atas teeing ground.