Mengenal Bintang Sepak Bola Pele

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Pele adalah sosok pemain sepak bola legendaris dari Brazil. Nama lengkapnya adalah Edson Arantas Do Nascimento atau lebih dikenal dengan nama Pele. Ia dilahirkan pada tanggal 23 Oktober 1940 di kota Tres Coracoes, Brazil. Ayahnya adalah seorang pemain sepak bola professional, namun cedera di lututnya memaksa ia mengundurkan diri. Ketika Pele berusia 4 tahun, keluarga Pele memilih tinggal di kota Bauru.

Pele dan anak-anak di sekitar rumahnya suka sekali dengan permainan sepak bola. Mereka menggunakan bola yang terbuat dari kaos kaki yang diisi penuh dengan gumpalan kertas Koran bekas. Pele mendapat bimbingan bermain sepak bola dari ayahnya.

Pele bergabung dengan klub sepak bola junior di kota Bauru. Di klub junior local ini, pele merasakan menjadi juara selama 3 tahun berturut-turut. Setelah itu, Pele mendapat tawaran untuk bermain di klub professional, Santos. Di klub barunya ini Pele mencetak 17 gol pada tahun pertamanya. Karirnya semakin cemerlang ketika ia terpilih dalam tim nasional Brazil pada piala dunia tahun 1958. Pada saat itu, Brazil memenangkan piala dunia dengan mengalahkan tuan rumah, Swedia, pada babak final dengan skor 5-2.

Seperti halnya kemenangan-kemenangan yang terjadi berikutnya, sebagian besar kemenangan diperoleh berkat permainan Pele yang luar biasa. Bola seolah-olah mempunyai ikatan tali dengan kakinya. Ia bisa menendangnya lurus atau memutar ke kiri atau ke kanan. Ia dapat mengoper bola ke depan dan ke belakang sambil berlari dalam situasi terjepit sekalipun. Ia memiliki beribu cara untuk maju dan menerobos halangan, atau mengoper bola pada rekan timnya. Ia seolah-olah tahu apa yang akan terjadi di lapangan.

Pele adalah pemilik dari semua strategi. Ia dapat menendang atau menyundul bola dengan ketepatan yang akurat. Ia dapat membelokkan bola tendangan lawan menjadi gol dan menjadikan permainan sepak bola menjadi permainan yang indah.

Pele memang fenomenal. Hal itu terlihat pada era 1970-an, ketika terjadi pertempuran antara Biafra dan Nigeria yang sempat terhenti dua hari karena kedua belah pihak ingin melihat Pele bermain. Paus Paulus VI pernah berkata kepadanya “Jangan tegang anakku. Saya lebih tegang dari kamu, karena sejak lama saya berkeinginan untuk bertemu Pele secara pribadi”.

Pele mengundurkan diri dari tim nasional Brazil pada tahun 1970, setelah membawa brazil unnggul dalam kejuaraan piala dunia. Akan tetapi, Ia masih bermain untuk Santos sampai mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia sepak bola pada tanggal 2 Oktober 1974.

Clive Toye, Presiden Cosmos New York City, Meminta Pele untuk bermain di Amerika Serikat. Pele menerima tawaran itu dan bermain untuk Cosmos dari tahun 1975 sampai 1978. Pele merupakan seorang yang benar-benar memperkenalkan sepak bola ke Amerika Serikat. Setiap kali ia bermain, selalu menarik perhatian penonton Amerika Serikat. Tercatat rata-rata terdapat 40 000 penonton yang menyaksikan langsung pele beraksi dengan klub Cosmos dalam setiap pertandingannnya.

Saat ia mengundurkan diri dari ajang professional, 761 wartawan dari 25 negara, Kepala pemerintahan dan figur-figur terkemuka lainnya memberi salam perpisahan pada Pele, “Sosok ajaib” sepak bola yang selama ini menjadi julukannya. Ia yang juga menjadi duta besar olahraga telah mencetak 1282 gol selama 22 tahun masa karir sepak bolanya.




Sumber https://www.olahragakesehatanjasmani.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Posting Komentar

© MATERI KULIAH. All rights reserved. Developed by Jago Desain